• Penduduk: 46,02 Jt, Tahun 2014
  • LPP: 1,52%, Tahun 2014
  • LPE: 5,67 % Tahun 2016
  • Inflasi : 3,49% (yoy) Februari 2017
  • Pengangguran: 8,89 % Agustus 2016
  • Kemiskinan : 4,17jt/8,77% Sep 2016
  • IPM: 69,50 Tahun 2015

    Bagaimana pendapat anda mengenai Web Pusdalisbang

    Bagus
    Cukup
    Kurang

    Masukan kode .... Reload Kode

    LIHAT GRAFIK

Hit counter
Nilai Tukar Petani Februari 2017
01 Maret 2017

Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat pada Februari 2017 (2012 =100) sebesar 102,53 atau turun sebesar 0,70 persen dibandingkan NTP Januari 2016 yang tercatat sebesar 103,25.  Penurunan  NTP tersebut disebabkan oleh penurunan Indeks Harga Diterima Petani (IT) sebesar 0,12 persen sementara Indeks Harga Dibayar Petani (IB) naik sebesar 0,58 persen.

 

Februari 2017 tiga subsektor pertanian mengalami penurunan NTP yaitu NTP Subsektor Tanaman Pangan turun 1,83 persen dari 97,63 menjadi 95,85, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat turun 1,46 persen dari 97,83 menjadi 96,39, dan NTP Subsektor Hortikultura turun 0,27 persen dari 110,86 menjadi 110,56, sementara NTP Subsektor Peternakan naik sebesar 1,15 persen dari 112,01 menjadi 113,30 dan NTP Subsektor Perikanan naik 1,02 persen dari 100,39 menjadi 101,41.

 

Di Perdesaan Jawa Barat, Konsumsi Rumah Tangga pada Februari 2017 mengalami inflasi sebesar 0,68 persen. Ketujuh kelompok pengeluaran serentak mengalami inflasi, tertinggi terjadi pada Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga inflasi sebesar 0,90 persen, diikuti Kelompok Bahan Makanan inflasi 0,88 persen, Kelompok Transportasi & Komunikasi inflasi 0,85 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau inflasi 0,57 persen, Kelompok Sandang inflasi 0,55 persen, Kelompok Kesehatan inflasi 0,28 persen, dan terakhir Kelompok Perumahan inflasi 0,14 persen.

 

Februari 2017, harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) di Tingkat Petani Jawa Barat sebesar Rp. 4.238,99,- per kilogram atau turun 4,36 persen dibandingkan harga GKP Januari 2017 Rp. 4.432,33,- sementara Gabah Kering Giling (GKG) di Tingkat Petani naik 0,34 persen dari Rp. 4.958,82,- menjadi Rp. 4.975,86,- per kilogram, demikian juga Gabah Kualitas Rendah naik 6,44 persen dari Rp. 3.752,32,- menjadi Rp. 3.993,90,-  per kilogram.

 

Februari 2017, rata-rata harga Beras di Tingkat Penggilingan sebesar Rp. 9.568,02 per kilogram atau naik 1,00 persen dibandingkan Januari 2017 yang tercatat sebesar Rp. 9.473,72.  Berdasarkan patahan (broken) beras, kualitas Beras Premium naik 1,53 persen dari Rp. 9.786,83 menjadi Rp. 9.936,49, sementara Beras Medium turun 0,08 persen dari Rp. 9.341,89 menjadi Rp. 9.334,09, dan Beras kualitas Rendah naik 0,81 persen dari Rp. 8.828,57 menjadi  Rp. 8.900,00.

 

 

Sumber : BRS BPS Provinsi Jawa Barat


Kantor PUSDALISBANG BAPPEDA PROVINSI JAWA BARAT
Jl. Sangkuriang No.2 Bandung,
Jawa Barat - Indonesia
pusdalisbang@jabarprov.go.id
Telp. 022-2505993 Fax. 022-2534861

Kantor BAPPEDA Jawa Barat
Jl. Ir. H. Juanda No. 287 Bandung, Jawa Barat - Indonesia
Telp. 022.2516061, Fax.022.2510731 Kode Pos. 40135
Top